Jumat, 09 Mei 2025

Berletaknya Pengulik Duper

Timbang menimbang dua tangan turut dalam laku, 

Dibentang keduanya saling menjauh, 

Badan tetap berada letak, 

Tetap ia ditengah, 

Saat terhenti dan melangkah, 

Kebimbangan tidak menghentikannya, 

Ketahuan bila ragu pun tiada menyurutkan gairah, 

Tiada perlu padanya menanyakan lelah, 

Ketika aku hanya mampu pasrah, 

Ternyata dari sanalah munculnya seberkas cercah, 

Sekecil kunang-kunang di gulita malam membawakan arah, 

Terbang diantara daun-daun yang pernah dirundung resah, 

Sekuat tenaga dibuat tanpa melangkah, Menjauh dari terik menggapai rindu hatinya pada dalamnya penantian akan datangnya tetes yang mampu membasah, 

.... 

Condominium yang terlihat bukan satu-satunya penanda dan pengingat, masih menyisakan banyak bangunan dibalik kegelapan, lengkap dengan bubuhan pariwara telah semakin menjelas usai garis dibuat hingga saturasi bergeser pada tertimbunnya informasi pada belahan lain menyatu dilangit berwarna semakin merekah, 

Jari-jari terus berputar, setia bersama penunggang mengelilingi setiap sudut pandang, menjumpai mereka ditempatnya berada dengan memiliki setiap rangkai kata sebagai setianya super pengulik, telah melengkapi semua tangga hasrat bagai pagar-pagar penguat menyembunyikan bayangan super hero yang telah lama dicari-cari, namun selalu menghilang dari pandangan bahkan sebelum datangnya gelap. 

Pekatnya lalu lalang cerita yang berdatangan kala itu, tiada lain telah membeban langkah dan penghalang pandang apalagi bila penimbang harga tiada yang kunjung datang, bahkan tidak kurang panjangnya rencana kosong sering dijadikan jawaban tanpa melihat juang keseimbangan, akan awal laku yang hingga kini dipertaruhkan. 

Dengan tangan yang masih dibentangkan, hingga jauhnya titian yang telah dilewati pada ketinggian, samar-samar jauh di depan tampak di sana lambaian tangan-tangan mengisyaratkan sambutan. Betulkah ia melewati lebih tujuh puluh tahun semua bunyi-bunyian itu kelak masih relevan? Ia pun kini mulai ikutan mempertanyakan, akankah keseimbangan yang pernah diagungkan itu masih akan dibutuhkan di ujung penglihatan itu. 

... 

Tanpa heroiknya nada dan suara sebagai pesan, kisah itu tidak ingin menanyakan sebuah akhir. Ia.. Masih terus melangkah. 


Jumat, 14 Juni 2024

... Betulkah Hanya di Kepala?





Tidak.

Tentu saja 

tidak demikian.

Tempat kecerdasan

Tersebar merata di badan kita.


Katakan hampir pada semua bagian

sebenarnya dapat menyampaikan pesan

namun tidak semua bahasanya dapat dikenali

atau secara sadar dan langsung dapat kita tangkap

Mengapa demikian, tentu saja perancang yang hebat

Bahkan sangat sempurna membuat sistem dan kinerjanya


Sebagaimana rambut kepala milik kita juga orang lain di sekitar

yang dapat kita temui setiap hari secara umum dapat tumbuh panjang

bahkan beberapa orang ada yang memelihara hingga dibiarkan  panjang.

Mereka tidak perlu repot-repot memikirkan untuk rambut selain di kepala

misalnya rambut pada bagian kaki nanti akan ikut tumbuh sepanjang demikian,

tanpa perlu mencukur rambut bagian itu seolah sudah diatur beda daya tumbuhnya 

termasuk bagiandi dekat ujung jari pun semua bagian itu  sudah cerdas cara tumbuhnya.


 



Selasa, 23 April 2024

Betulkah Dari Nol ?

Usai menunggu beberapa waktu
Tidaklah berjam-jam
Saat yang ditunggu mendekat
Tibalah giliran
"Dari nol ya Kak"
beberapa menit saja selesai
"Udah full Kak"
Kemudian langsung saja
Kutinggalkan tempat pengisian
bahan bakar itu usai membayar

Yang dari nol
ada
itu bukan tanki kendaraan
juga bukan
tangki pengisi
miliknya SPBU itu
itu hanyalah angka
yang dipakaikan disana
tiada lain
sebagai pengukur....

"Sebentar...!"
teringat petugasnya ramah
juga lucu
ketika hampir terima uang
ia sempat meminta 
waktu 
menunda tangannya
untuk menerima uang
hanya untuk
garuk-garuk

"oh...."
ternyata baru saja
aku menyadari...
ternyata
dari tadi
ia menahan gatal...
sambil pegang kemudi...
kita memang harus mampu
bisa tetap tersenyum....
untuk pa?
ya... untuk tidak lupa
bagaimana cara tersenyum....



Ada Yang Tidak Kalah Penting dari Bakat Untuk Terus Maju, Dalam Hal Apa Misalnya ?

Meskipun sudah sejak lama menjadi pengalaman pria dan wanita untuk memperoleh manfaat dalam menambah pendapatan, memperoleh pengakuan, membuat aksi sosial dan kebersamaan hingga mengembangkan provesi individu dalam berkarya dan berkreasi menyambung kehidupan agar semakin berarti, ternyata peristiwa pada saat kita mengalami pandemi covid-19 telah semakin dapat dirasakan akan adanya perubahan cara tersebut yang seolah secara otomatis kita semua berusaha untuk mampu beradaptasi di dalamnya. Tidak kurang kecakapan dan cara baru seakan muncul dimana-mana yang tiada lain berawal dari keterpaksaan, atau tuntutan yang tidak dapat dihindari untuk mampu bertahan dalam situasi saat itu. Seperti baka-bakat baru juga muncul dihadapan wajah kita, yang karena suasana membuat semakin banyak orang bertambah kreatif untuk berinteraksi antar sesama, termasuk mereka cara untuk tetap dapat memperoleh rizky. Apa-apa saja yang saat itu dapat kita jumpai sebagai sesuatu yang memberikan manfaat secara ekonomi bagi kita, berikut ini adalah beberapa yang suatu saat juga dapat memberi tenaga bagi gagasan kita :

  1. Jualan Makanan Ringan/Jajan: Anda bisa menjual makanan ringan tradisional atau kue-kue homemade yang memiliki cita rasa unik. Ini bisa menjadi cara yang baik untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari keluarga serta meraih keuntungan dari penjualan kepada tetangga dan teman.
  2. Jualan Kerajinan Tangan: Jika Anda memiliki keterampilan dalam membuat kerajinan tangan seperti aksesori, dekorasi rumah, atau pakaian, Anda bisa menjual produk-produk tersebut secara online atau melalui acara lokal. Kerajinan tangan memiliki nilai artistik yang tinggi, dan banyak konsumen yang tertarik pada produk yang unik dan buatan tangan.
  3. Jasa Pijat: Menyediakan layanan pijat di rumah bagi pelanggan yang ingin relaksasi dan perawatan kesehatan.
  4. Jasa Penitipan Anak: Buka layanan penitipan anak untuk membantu orangtua yang membutuhkan pengasuhan sementara.
  5. Buka Layanan Laundry: Menawarkan layanan cuci dan setrika pakaian bagi tetangga dan teman.
  6. Jualan Online: Memulai bisnis online dengan menjual produk-produk seperti pakaian, aksesori, atau barang-barang rumah tangga.
  7. Guru Privat: Jika Anda memiliki keahlian dalam bidang tertentu, seperti matematika, bahasa, atau musik, Anda bisa menjadi guru privat.
  8. Membuat Kerajinan Tangan: Buat dan jual kerajinan tangan seperti tas, bunga dari kain flanel, atau perhiasan.
  9. Pengusaha Kuliner: Jika Anda memiliki bakat memasak, pertimbangkan untuk membuka usaha kuliner seperti warung makanan atau katering.
  10. Menjadi Food Blogger: Bagi yang suka menulis dan memiliki minat pada kuliner, menjadi food blogger bisa menjadi pilihan. Anda bisa berbagi resep, tips memasak, dan pengalaman kuliner.
  11. Youtuber: Jika Anda memiliki keterampilan dalam video editing dan suka berbicara di depan kamera, pertimbangkan untuk menjadi Youtuber dengan konten yang sesuai minat Anda.
  12. Bakat Menulis: Jika Anda suka menulis, pertimbangkan untuk menjadi penulis lepas atau blogger.
  13. Bakat Desain: Jika Anda memiliki bakat dalam desain grafis, pertimbangkan untuk membuka jasa desain.
  14. Bakat Mengajar: Jika Anda memiliki pengetahuan dalam bidang tertentu, seperti bahasa asing atau musik, Anda bisa menjadi guru privat.
  15. Bakat Kerajinan Tangan: Jika Anda suka membuat kerajinan tangan, pertimbangkan untuk menjual produk-produk buatan tangan.

Senin, 22 April 2024

Multi Ragam

Dalam komunikasi sehari-hari, kita seringkali menggunakan berbagai ragam secara bersamaan untuk menyampaikan pesan kita dengan lebih efektif. Berikut adalah penjelasan sederhananya:

  • Menggabungkan Ragam Informatif dan Ekspresif: Saat memberikan laporan atau instruksi (ragam informatif), kita mungkin juga mengekspresikan perasaan atau emosi (ragam ekspresif) untuk menekankan pentingnya informasi tersebut atau untuk membuatnya lebih menarik.

  • Menggabungkan Ragam Argumentatif dan Persuasif: Dalam berdiskusi atau berdebat, kita tidak hanya mengajukan argumen (ragam argumentatif) tetapi juga mencoba membujuk atau memengaruhi pendapat orang lain (ragam persuasif).

  • Menggabungkan Ragam Naratif dan Deskriptif: Ketika bercerita atau menceritakan pengalaman (ragam naratif), kita seringkali menggambarkan detail-detail tertentu (ragam deskriptif) untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan memperkaya cerita.

  • Menggabungkan Ragam Instruktif dan Negosiatif: Saat memberikan nasihat atau mengajukan solusi (ragam instruktif), kita mungkin juga terlibat dalam negosiasi (ragam negosiatif) untuk mencapai kesepakatan atau kompromi.

Penggabungan ragam ini memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan lebih kompleks dan dinamis, memperkaya interaksi kita dengan orang lain, dan meningkatkan kemungkinan pesan kita diterima dengan baik.

Ragam Kreatif

 

Ragam ekspresif dalam seni dan sastra memungkinkan kita untuk menyampaikan emosi, berbagi pengalaman, dan menghubungkan diri kita dengan orang lain. Berikut adalah contoh dari setiap jenis ragam ekspresif yang Anda sebutkan:

Bercerita: Di sebuah desa kecil di tepi hutan, hiduplah seorang anak laki-laki yang bermimpi terbang. Setiap malam, dia bermimpi melintasi langit, menari dengan awan. Suatu hari, dia memutuskan untuk membuat sayap dari bulu dan lilin, bertekad untuk mewujudkan mimpinya.

Menulis Puisi:


Menulis puisi yang menggugah emosi membutuhkan pemilihan kata yang tepat, penciptaan gambaran yang kuat, dan penggunaan teknik sastra yang efektif. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda dalam menulis puisi yang menyentuh hati:

  1. Pilih Tema yang Beresonansi:

    • Pilih tema yang memiliki makna mendalam bagi Anda atau yang Anda rasa akan beresonansi dengan pembaca. Tema bisa berkisar dari cinta, kesedihan, kegembiraan, hingga refleksi sosial.
  2. Gunakan Bahasa yang Kaya:

    • Gunakan kata-kata yang kaya akan konotasi dan nuansa emosional. Kata-kata yang dipilih harus mampu membangkitkan citra dan perasaan di benak pembaca.
  3. Ciptakan Gambaran yang Kuat:

    • Gunakan metafora, simile, dan personifikasi untuk menciptakan gambaran yang kuat dan memungkinkan pembaca untuk ‘melihat’ apa yang Anda rasakan.
  4. Mainkan Ritme dan Bunyi:

    • Perhatikan ritme dan bunyi dalam puisi Anda. Aliterasi, asonansi, dan onomatope dapat menambah dimensi auditif yang memperkuat emosi puisi.
  5. Jelajahi Struktur dan Bentuk:

    • Eksperimen dengan struktur dan bentuk puisi. Soneta, haiku, atau bentuk bebas dapat memberikan kerangka yang unik untuk mengekspresikan emosi Anda.
  6. Berikan Ruang untuk Interpretasi:

    • Biarkan puisi Anda memiliki ruang untuk interpretasi. Pembaca akan terhubung lebih dalam jika mereka dapat menemukan makna pribadi dalam kata-kata Anda.
  7. Edit dengan Hati-hati:

    • Setelah menulis, baca kembali dan edit puisi Anda. Pastikan setiap kata dan baris mendukung emosi yang ingin Anda sampaikan.

Berikut adalah contoh puisi singkat yang menggugah emosi:

Di balik tirai malam yang sunyi,
Bintang-bintang berbisik rahasia.
Angin malam mengusap lembut,
Kenangan yang terpahat di hati.

Dalam diam, aku merenung,
Tentang cinta yang pernah bersemi.
Kini hanya tinggal kenangan,
Yang tersimpan dalam syair ini.

Ingatlah bahwa puisi adalah ekspresi pribadi, jadi tidak ada aturan yang kaku. Biarkan emosi Anda mengalir melalui kata-kata, dan jangan takut untuk mengekspresikan diri Anda dengan jujur dan penuh perasaan.


Menulis Lagu:

Bermain Peran: Sebagai Raja yang bijaksana, aku memerintah kerajaanku dengan hati yang penuh kasih. Setiap keputusan yang kubuat, aku pertimbangkan dengan cermat, memastikan bahwa setiap warga kerajaanku merasa aman dan sejahtera.

Menulis Genre Kesukaan....

Setiap bentuk ekspresi ini memiliki kekuatannya sendiri dalam menyampaikan pesan dan membangun koneksi

Ragam Interaktif

Dalam interaksi sosial, kita sering menggunakan berbagai metode komunikasi untuk mencapai tujuan yang berbeda. Berikut adalah penjelasan singkat tentang setiap metode yang Anda sebutkan:

Berdiskusi:

  • Berdiskusi adalah proses dua arah di mana individu berbagi ide dan informasi untuk mencapai pemahaman yang lebih baik tentang suatu topik. Ini sering dilakukan dalam suasana yang kooperatif dan konstruktif.
  • Contoh: “Mari kita diskusikan tentang dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut.”

Berdebat:

  • Berdebat melibatkan pertukaran argumen yang berlawanan untuk membela atau menentang suatu ide atau pendapat. Ini sering kali lebih kompetitif dan bertujuan untuk meyakinkan orang lain.
  • Contoh: “Saya percaya bahwa energi terbarukan adalah masa depan, sementara Anda mungkin berpendapat bahwa kita masih membutuhkan bahan bakar fosil.”

Mewawancarai:

  • Mewawancarai adalah proses mengajukan serangkaian pertanyaan kepada seseorang untuk mendapatkan informasi atau pendapat mereka tentang suatu subjek.
  • Contoh: “Dalam wawancara ini, saya ingin mengetahui lebih banyak tentang pengalaman Anda bekerja di industri teknologi.”

Bermusyawarah:

  • Bermusyawarah adalah proses diskusi kelompok di mana anggota bekerja sama untuk menyelesaikan masalah atau membuat keputusan. Ini sering melibatkan negosiasi dan kompromi.
  • Contoh: “Kita perlu bermusyawarah untuk menemukan solusi terbaik bagi masalah limbah di kota kita.”

Setiap metode memiliki tempatnya dalam komunikasi dan dapat digunakan sesuai dengan konteks dan tujuan pembicaraan.

Cerita Senja 1

Sudah lewat dari dua belas tahun lebih, berarti atau tidak menggerakkan tinta terkadang menjaga akal tetap waras dan kemampuan serta fungsi ...